Thursday, May 11, 2017

SUBSTANSI DAKWAH RASULULLAH

 Substansi Dakwah Rasulullah SAW periode Madinah

Substansi yg dilakukan Rasulullah SAW adalah meliputi hal-hal sebagai berikut:
  • Mendirikan pemeritahan Islam dan membangun masyarakat Islam
  • Menerapkan hukum-hukum Islam secara kafah
  • Menyebarkan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia, seperti contohnya diutusnya Muaz bin Jabal untuk berdakwah di Negeri Yaman pada tahun 10 H
  • Konsolidasi dan pengembangan daulau Islam menjadi suatu bentuk negara adidaya

MENELADANI DAKWAH RASULULLAH PERIODE MADINAH

MENELADANI DAKWAH RASULULLAH PERIODE MADINAH



1. Proses Dakwah Rasulullah SAW Periode Madinah

Dakwah Rasulullah SAW pada Peiode Madinah dibagi dalam 3 tahapan, yaitu sebagai berikut:
  • Tahapan masa penuh rintangan, baik dari dalam kota Madinah atau dari luar kota Madinah. Dimulai dari awal tahun Hijrah hingga perjanjian Hudaibiyah tahun 6 H.
  • Tahapan masa damai dengan para pemimpin paganisme yg diakhiri Fathul Mekah pada bulan Ramadhan 8 H ditandai dengan adanya korespodensi dengan para raja di Jazirah Arab
  • Tahapan manusia berbondong-bondong masuk Islam dari berbagai kabilah hingga Wafat Rasulullah SAW

MATERI DOS

Produktif

PENGERTIAN DOS

A. Penjelasan tentang DOS
Disk Operating System atau DOS adalah suatu sistem operasi komputer yang memakai interface command – line dan sering digunakan oleh pengguna komputer pada tahun 1980-an. DOS merupakan suatu sistem operasi yang dipakai untuk mengelola semua sumber daya yang ada pada komputer.
Para penggunanya berinteraksi dengan DOS, dengan cara memberikan perintah-perintah menggunkan keyboard komputer. Penggunanya harus mengetikan perintah dengan keyboard, lalu perintah yang diberikan akan diterjemaahkan oleh sistem DOS sesuai dengan fungsi perintah tersebut. Perintah yang ada pada DOS misalnya seperti nama file program yang ber-extension atau berakhiran .bat, .exe, dan lain-lain. Selain mengetikan nama-nama file dari program perintah, DOS juga biasanya digabungkan dengan berbagai macam prameter yang dimana penulisan prameter tersebut setelah nama file program. Jadi dapat disimpulkan bawha DOS merupakan suatu sisitem operasi yang berguna untuk mengelola sistem komputer.
B. Beberapa fungsi DOS
Adapun beberapa fungsi dari DOS yang diantaranya adalah sebagai berikut ini:
  • Untuk mengendalikan atau men-organisasikan kegiatan komputer.
  • Untuk mengatur proses-proses input dan output data pada komputer.
  • Untuk mengatur memori komputer.
  • Untuk management file dan juga directory.
Dan masih banyak lagi fungsi dari DOS yang masih digunakan sampai saat ini, salah satunya dalam menyelesaikan beberapa troubleshooting pada perangkat keras komputer.
C. Kelas-kelas DOS
Adapun keluarga dari DOS, yang diantaranya terbagi menjadi beberapa macam kelas:
  • Microsoft Disk Operating System atau di singkat dengan MS-DOS, yang diantaranya Compaq DOS, Tandy DOS, Quick and Dirty Operating System (Q-DOS) dan lain-lain yang termasuk dalam sistem operasi MS-DOS, dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.
  • IBM PC-DOS atau International Business Machine Personal Computer Disk Operating System, meskipun masih buatan Microsoft, tapi telah diubah sedikit supaya bisa digunakan oleh komputer buatan IBM.
  • Digital Research Disk Operating System atau disingkat dengan DR-DOS, dibuat oleh yang membuat sistem operasi CP/M yaitu Gary Kildall.
  • Novell Personal Netware, yaitu versi DR-DOS (Digital Research Disk Operating System) yang dijual kepada Novell, sebab perusahaan yang menaungi CP/M gulung tikar atau mengalami kebangkrutan. Jadi Novell men-akuisisi Digital Research Incorporated.
  • Caldera DOS, yaitu versi dari Novell Personal Netwere yang dijual kepada Caldera Corporation.
  • FreeDOS, dikembangkan oleh komunitas open source. Versi dari DOS ini dibangun berasal dari sisa-sisa perkembangan Caldera DOS.
D. Sistem operasi DOS yang beredar di pasaran
Adapun DOS yang beredar di pasaran sangat bermacam-macam, diantaranya seperti berikut ini:
  • PC atau Personal Computer DOS.
  • MS-DOS.
  • Macintosh DOS.
  • Apple DOS.
  • Linux, dan lain-lain.

HIJRAH KAUM MUSLIMIN KE MADINAH


Agama Islam


Hijrah ke Madinah

Peristiwa Ikrar Aqabah II ini diketahui oleh orang-orang Quraisy. Sejak itu tekanan, intimidasi, dan siksaan terhadap kaum muslimin makin meningkat. Kenyataaan ini mendorong Nabi segera memerintahkan sahabat-sahabatnya untuk hijrah ke Yasrib. Dalam waktu dua bulan saja, hampir semua kaum muslimin, sekitar 150 orang telah berangkat ke Yasrib. Hanya Abu bakar dan Ali yang masih menjaga dan membela Nabi di Mekah. Akhirnya, Nabi pun hijrah setelah mendengar rencana Quraisy yang ingin membunuhnya. Nabi Muhammad saw. dengan ditemani oleh Abu Bakar berhijrah ke Yasrib. Sesampai di Quba, 5 km dari Yasrib, Nabi beristirahat dan tinggal di sana selama beberapa hari. Nabi menginap di rumah Umi Kalsum bin Hindun. Di halaman rumah ini Nabi membangun sebuah masjid. Inilah masjid pertama yang dibangun pada masa Islam yang kemudian dikenal dengan Masjid Quba. Tak lama kemudian, Ali datang menyusul setelah menyelesaikan amanah yang diserahkan Nabi kepadanya pada saat berangkat hijrah. Ketika Nabi memasuki Yasrib, ia dielu-elukan oleh penduduk kota itu dan menyambut kedatangannya dengan penuh kegembiraan. Sejak itu, nama Yasrib diganti dengan Madinatun Nabi (Kota Nabi) atau sering pula disebut dengan Madinatun Munawwarah (Kota yang Bercahaya). Dikatakan demikian karena memang dari sanalah sinar Islam memancar ke seluruh penjuru dunia.

HIJRAH KAUM MUSLIMIN KE ABISINIA

Agama islam


Hijrah ke Abisinia



1. Hijrah ke Abisinia (Habsyi)
Untuk menghindari bahaya penyiksaan, Nabi Muhammad saw. menyarankan para pengikutnya untuk hijrah ke Abisinia (Habsyi). Para sahabat pergi ke Abisinia dengan dua kali hijrah. Hijrah pertama sebanyak 15 orang; sebelas orang laki-laki dan empat orang perempuan. Mereka berangkat secara sembunyi-sembunyi dan sesampainya di sana, mereka mendapatkan perlindungan yang baik dari Najasyi (sebutan untuk Raja Abisinia). Ketika mendengar keadaan Mekah telah aman, mereka pun kembali lagi. Namun, mereka kembali mendapatkan siksaan ke lebih ni dari sebelumnya. Karena itu, mereka kembali hijrah untuk yang kedua kalinya ke Abisinia (tahun kelima dari kenabian atau tahun 615 M). Kali ini mereka berangkat sebanyak 80 orang laki-laki, dipimpin oleh Ja’far bin Abi Talib. Mereka tinggal di sana hingga sesudah Nabi hijrah ke Yasrib (Madinah). Peristiwa hijrah ke Abisinia ini dipandang sebagai hijrah pertama dalam Islam.


Peristiwa hijrah ke Abisinia ini sungguh tidak menyenangkan kaum Quraisy dan menimbulkan kekhawatiran yang sangat besar. Ada dua hal yang dikhawatirkan oleh kaum Quraisy, yaitu: pertama, kaum muslimin akan dapat menjalin hubungan yang luas dengan masyarakat Arab;kedua, kaum muslimin akan menjadi kuat dan kembali ke Mekah untuk menuntut balas. Oleh karena itu, mereka mengutus Amr bin ‘As dan Abdullah bin Rabi’ah kepada Najasyi agar mau menyerahkan kaum muslimin yang berhijrah ke sana. Dengan mempersembahkan hadiah yang besar kepada Najasyi, kedua utusan itu berkata, “Paduka Raja, mereka yang datang ke negeri tuan ini adalah budak-budak kami yang tidak punya malu. Mereka meninggalkan agama nenek moyang mereka dan tidak pula menganut agama Paduka (Kristen); mereka membawa agama yang mereka ciptakan sendiri, yang tidak kami kenal dan tidak juga Paduka. Kami diutus oleh pemimpin-pemimpin mereka, orang-orang tua mereka, paman-paman mereka, dan keluarga-keluarga mereka supaya Paduka sudi mengembalikan orang-orang itu kepada pemimpinpemimpin kami. Mereka lebih tahu betapa orang-orang itu mencemarkan dan mencerca agama mereka.”

Najasyi kemudian memanggil kaum muslimin dan bertanya kepada mereka, “Agama apa ini yang sampai membuat tuan-tuan meninggalkan masyarakat tuan-tuan sendiri?” Kaum muslimin yang diwakili oleh Ja’far bin Abi Talib menjawab, “Paduka Raja, masyarakat kami masyarakat yang bodoh, menyembah berhala, memakan bangkai, melakukan berbagai macam kejahatan, memutuskan hubungan dengan kerabat, tidak baik dengan tetangga; yang kuat menindas yang lemah. 
Demikianlah keadaan masyarakat kami hingga Allah Swt. mengutus seorang rasul dari kalangan kami sendiri yang kami kenal asal usulnya, jujur, dapat dipercaya, dan bersih. Ia mengajak kami hanya menyembah kepada Allah Swt. Yang Maha Esa, meninggalkan batu-batu dan patung-patung yang selama ini kami dan nenek moyang kami sembah. Ia melarang kami berdusta, menganjurkan untuk berlaku jujur, menjalin hubungan kekerabatan, bersikap baik kepada tetangga, dan menghentikan pertumpahan darah. Ia melarang kami melakukan segala perbuatan jahat, menggunakan kata-kata dusta dan keji, memakan harta anak yatim, dan mencemarkan nama baik perempuan yang tak bersalah. Ia meminta kami menyembah Allah Swt. dan tidak mempersekutukan-Nya. 
Jadi, yang kami sembah hanya Allah Swt. Yang Tunggal, tidak mempersekutukan- Nya dengan apa dan siapa pun. Segala yang diharamkan kami jauhi dan yang dihalalkan kami lakukan. Karena itulah kami dimusuhi, dipaksa meninggalkan agama kami. Karena mereka memaksa kami, menganiaya dan menekan kami, kami pun keluar menuju negeri Paduka ini. Padukalah yang menjadi pilihan kami. Senang sekali kami berada di dekat Paduka, dengan harapan di sini tidak ada penganiayaan”.

Mendengar pernyataan yang demikian fasih dan santun, akhirnya Raja Najasyi memberikan perlindungan kepada kaum muslimin hingga kemudian mereka hidup untuk beberapa lama di negeri yang jauh dari tanah kelahirannya.


PERJANJIAN AQABAH II

Agama Islam

Isi Perjanjian Aqabah II (kedua) ini adalah:

1.   Penduduk Yatsrib siap dan bersedia melindungi Nabi Muhammad Saw.
2.   Penduduk Yatsrib ikut berjuang dalam membela Islam dengan harta dan jiwa.
3.   Penduduk Yatsrib ikut berusaha memajukan agama Islam dan menyiarkan kepada sanak saudara mereka.
4.   Penduduk Yatsrib siap menerima segala resiko dan tantangan

PERJANJIAN AQABAH 1

Agama Islam

 Perjanjian Aqabah I adalah sebagai berikut:


1.  Mereka menyatakan setia kepada Nabi MuhammadSaw.
2.  Mereka menyatakan rela berkurban harta dan jiwa.
3.  Mereka bersedia ikut menyebarkan ajaran Islam yang dianutnya.
4.  Mereka menyatakan tidak akan menyekutukan Allah Swt.
5.  Mereka menyatakan tidak akan membunuh.
6.  Mereka menyatakan tidak akan melakukan kecurangan dan kedustaan.

 

MATERI PELAJARAN SMK KELAS 10,11,12 DAN MATERI PERKULIAHAN Template by Ipietoon Cute Blog Design